Pages

Labels

Kamis, 22 Maret 2012

Ahirnya Matahari Tersenyum Juga

Share

Beberapa hari terakhir ini cuaca memang lagi gak bersahabat. Katanya om om di bagian BMG ini karena dampak dari badai di Australia. Wah, gila bener. Badainya di Australia, tapi efeknya sampai kota malang yang jaraknya ribuan kilometer. Bagaimana nasib yang ada di Australia ya? Ah, ngapain ngurusin mereka. Toh urusanku di sini juga gak kalah banyak. (Sok sibuk iki).

Tadi malam pas aku pulang kerja aja suasananya masih gerimis walaupun lembut. Dalam hati berpikir, apakah kaya gini ya rasanya hujan salju itu??? Maklum lah, belum pernah jalan-jalan ke daerah yang memungkinkan adanya hujan salju. Eh, tapi aku pernah lho merasakan hujan yang lebih hebat dari hujan salju, yaitu hujan es batu. Indonesia memang hebat. Negara belahan bumi utaea punya hujan salju, di sini bisa hujan es batu. malah yang lebih hebat lagi, kadang-kadang ada hujan batu pas lagi tawuran. Warga Indonesia memang suka sekali memacu adrenalin. Lho, kok malah melenceng begini ceritanya….. Ya udah, kita kembali ke topik pembicaraan.

Tadi malam sebelum tidur udah aku rencanakan dengan setengah matang kalau pagi ini pengen lihat sepak bola di TV. Pagi ini pertandingannya keren-keren lho. Tapi yang paling ku tunggu adalah pertandingan Manchester City vs Chelsea sama Villareal vs Real Madrid. Tapi gara-gara perencanaannya masih kaya telur setengah matang akhirnya aku nontonnya juga kaya telur setengah matang. mataku benar-benar gak bisa diajak kompromi. Gak mau diajak melek full. Apa mungkin nyawaku masih belum kembali 100% ya? hihihi…. akhirnya ya bisa ditebak sendiri. Bukan aku yang nonton TV, tapi malah TV nya yang nonton aku lagi tidur.

Jam 6 pagi si Blacky ku berdering ada telepon masuk. Wah, ternyata dari seseorang di balik gunung. Aku berpikir sejenak, tumben dia telpon aku jam segini. Bukannya dia udah masuk kerja jam segitu. So ku pikir hapenya gak sengaja kepencet jadi ya ku tolak aja panggilannya (Kasihan kalau pulsanya kepotong). Tapi selang beberapa ribu milidetik kemudian dia nelpon lagi, ya akhirnya ku angkat telponnya sambil berusaha memanggil beberapa nyawaku yang masih belum kembali ke badan ini. Katanya dia gak bisa transfer dari rekening BCA nya ke rekening BNI ku. Ah, sial….. Bener-bener jadi kere (jadi ingat rumus THE KING nya reaksi redoks)..  setelah itu, aku langsung beranjak keluar kamar.

Wah, rencana anak-anak UF 405C yang mau jalan-jalan ke Coban Pelangi (ada yang pernah ke sana apa enggak hayo?) bakal sukses ini. Matahari tersenyum di langit timur. Hal ini memiliki banyak arti.

  1. Pagi ini cuacanya cerah (ya jelas lah… kalau hujan ya mataharinya ketutup awan. Dodol banget penulis blog ini)
  2. Saatnya jemur pakaian yang kemarin belum kering (gak penting banget deh ini mimin dodol)
  3. Doa UF 405C Crew terkabul soalnya tadi malam udah berencana mau nglakuin sholat minta gak turun hujan (lawan dari sholat istiqa’). Bentar…bentar….memangnya ada ya sholat seperti itu?
  4. Matahari tersenyum indah menyambut semua manusia yang bersemangat menjalankan aktivitasnya di pagi hari yang cerah
  5. Matahari tersenyum menertawakanku karena yang jatuh kere…. (tau aja ni matahari)

Oke, buat semua pembaca selamat beraktivitas ya. Semoga kesuksesan yang belum kita dapatkan di hari kemarin bisa kita dapatkan hari ini. Dan yang kemarin udah sukses, jangan lupa bagi-bagi shodaqoh ke aku ya. Hehehe….
Love you all…

0 komentar:

Posting Komentar